MTK FARMASI_Pengenceran, pemekatan dan larutan stok_ Rps 9

 Dalam analisis kadang-kadang kita memerlukan suatu zat dalam konsentrasi yang berbeda- beda. Untuk mempermudah maka larutan yang konsentrasinya tinggi harus diencerkan. Hal ini dilakukan dengan terlebih dahulu menentukan jumlah larutan yang akan kita buat kemudian menghitung banyaknya larutan awal yang akan diencerkan.

Jika suatu larutan diencerkan, volume akan meningkat dan konsentrasi akan berkurang nilainya, tetapi jumlah keseluruhan solute akan konstan. Jadi, dua buah larutan yang mempunyai konsentasi berbeda tetapi mengandung jumlah solute yang sama dapat dihubungkan dengan:

V1 x K1 = V2 x K2 atau V1 = V2xK2/K1

Cs: Seorang apoteker memiliki 100 ml larutan HCl 0,5 M. Berapa mililiter larutan HCl 0,1 M yang harus ditambahkan untuk membuat larutan HCl 0,2 M?

Komentar

  1. Dari video yang anda jelaskan bahwa untuk memperhitungkan konsentrasi bisa digunakan rumus perhitungan antara volume dan konsentrasi yaitu V1 x K1= V2 x K2. Dalam sumber yang saya baca juga dikemukakan hal yang sama akan tetapi dalam bentuk beragam versi yaitu beberapa macam konsentrasi ( molaritas (M), Normalitas(N), molalitas(m)). Pertanyaan saya, dari beberapa satuan konsentrasi tersebut, bagaimana cara kita menentukan rumus yang akan kita pakai agar perhitungan yang kita dapatkan lebih akurat hasilnya?

    BalasHapus
  2. Pada sumber yang saya baca dikatakan bahwa "jika suatu larutan senyawa pekat diencerkan, kadang-kadang sejumlah panas dilepaskan". Apa maksud dari pertanyaan tersebut? Apakah hal tersebut (pemanasan) tidak berpengaruh terhadap kandungan senyawa-senyawa kimia yang terdapat dalam obat yang diencerkan?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kimia organik rps 4

Farmakognosi rps 3